Senjaku Sayang

Oleh: A. Rahmi

Tatap tawa dibalik keriput

Sayu pandang lelah berbalut

Sepasang tangan renta bertaut menyongsong senja

Selalu setia seiya sekata wujudkan prasetia

Tak gamang atur akal arungi bahtera tak berbekal

Kini, tunas telah tumbuh kokoh dan bercabang

Berbunga semerbak terhampar indah di padang 

Berganti buah siap tuk kau tuai

Teringat dahulu tatkala si buyung upik ini kaubelai

Senandung kasih dan doa acap teruntai

Terima kasih senjaku

Terima kasih untuk peluh tak berkeluh

Terima kasih untuk gusar  tak terpancar

Terima kasih untuk risau tak meracau

Terima kasih senjaku, dari tunas yang tak mampu membalas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s